Bulan Sabit Merah Turki Menyediakan Dapur Umum untuk Masyarakat Somalia

BERITATURKI.COM, Mogadishu (Somalia) – Kontribusi donor menjangkau ribuan di Somalia melalui makanan sehari-hari, berkat upaya bulan sabit merah Turki (Kızılay). Amal Turki, yang memulai operasi bantuan makanan reguler setelah kelaparan hebat 2011 di negara Afrika, menyediakan makanan melalui dapur umumnya di negara ini.

Bantuan melayani orang miskin, yatim piatu dan komunitas yang kurang beruntung lainnya. Setiap hari, sekitar 3.150 orang mendapat manfaat dari makanan di ibukota Mogadishu dan bagian lain negara itu.

Badan amal ini adalah salah satu yang beroperasi di negara itu yang terganggu oleh serangan teroris, yang menghalangi organisasi bantuan asing lainnya. Ratusan ribu orang diberi garis hidup selama lebih dari satu dekade oleh Bulan Sabit Merah Turki, yang juga menyediakan paket makanan, perlengkapan kebersihan dan akses ke air bersih ke Somalia.

Orhan Kökcü, Kepala Delegasi Bulan Sabit Merah Turki di Somalia, mengatakan kepada Anadolu Agency (AA) pada hari Kamis bahwa bantuan mereka berfokus pada orang-orang yang terlantar dan mereka membuka dapur sup pertama mereka pada tahun 2012. Dapur menyiapkan makanan untuk panti asuhan, pusat komunitas untuk para penyandang cacat mereka pada orang cacat pada tahun 2012, serta rumah sakit dan kamp untuk pengungsi.

“Ini membantu kita untuk membangun jembatan antara hati dua negara,” kata Kökcü. Dia mengatakan pekerjaan mereka membantu membangun citra Turki di Somalia di mana lebih banyak orang mencari peluang pendidikan di Turki.

Kökcü mengatakan mereka juga melakukan proyek air, untuk mengatasi kekurangan air bersih yang parah di negara itu, termasuk pembangunan sumur air. “Kekeringan adalah masalah utama bagi orang -orang, membawa mereka ke kota -kota besar ketika mereka tidak dapat menemukan akses ke air di daerah pedesaan. Beberapa berlindung di kamp dan kami juga bekerja di kamp-kamp itu, memberikan bantuan makanan, ”katanya.

Badan amal ini juga menyediakan obat-obatan ke rumah sakit setempat dan mendirikan klinik mobile, mengunjungi desa-desa terpencil. “Kami juga mengatur kursus pelatihan kejuruan di penjara, untuk membantu rehabilitasi narapidana,” katanya.

Sumber : Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here