Buah dan Sayuran yang Tersedia Saat Musim Dingin di Turki

0
481

Musim dingin artinya pasar penuh dengan buah-buahan dan sayuran segar yang dengannya kita dapat membuat keajaiban di dapur rumah kita. Buah-buahan dan sayuran musim dingin sangat penting bagi orang Turki sehingga mereka merayakan jeruk Bodrum yang terkenal dengan sebuah festival.

Di Turki, makanan musiman adalah bagian integral dari masakannya yang cenderung rumit dan lezat. Sayuran dan buah-buahan dikonsumsi berdasarkan tahun mereka dipanen dengan banyak sajian yang juga dikaitkan dengan tradisi serta hidangan khusus. Beberapa produk buah dan sayuran mungkin akrab di telinga Anda, namun ada sayuran dan buah-buahan lain yang kurang dikenal yang akan bermunculan di kios-kios selama berlangsungnya musim dingin.

Berikut ini adalah daftar buah-buahan dan sayuran yang tersedia selama musim dingin.

Labu, disebut sebagai “balkabağı,” labu merupakan ikon buah di musim dingin. Di Turki, labu biasa diolah dalam dua hidangan gurih, yaitu sup labu dan makanan penutup.

Brokoli dan kembang kol, kedua jenis sayuran sehat ini juga berlimpah saat musim dingin di Turki. Kedua jenis sayuran ini banyak dipilih oleh warga Turki karena tampilan akarnya yang turut serta menghiasi kios di pasar petani.

Bit, alias pancar dan celeriac, dikenal juga sebagai “kereviz”, banyak tersedia di kios-kios sayuran di Turki selama musim dingin. Biasanya masyarakat Turki menyajikan bit dengan cara tradisional, yaitu disiapkan dalam hidangan seperti rebusan dengan wortel dan nasi.

Lobak, dan disebut sebagai “turp” dalam bahasa Turki.  Sayuran pedas ini terdiri dari berbagai macam warna dan ukuran. Mulai dari lobak seukuran hazelnut, disebut sebagai “fındık,” lobak dengan variasi warna hitam, putih dan merah.

Wortel ungu , yang disebut juga “cazgır” adalah suguhan yang sangat menarik untuk menghiasi piring saat musim dingin tiba.

Salah satu elemen paling menarik yang ada di pasar musim dingin Turki adalah tumbuhnya sayuran liar yang sangat melimpah. Orang Turki beruntung mengenal sejumlah sayuran hijau yang penuh nutrisi serta dapat dikonsumsi secara teratur saat tersedia.

Biasanya orang Turki hanya merebus sayuran untuk salad atau merebusnya dan kemudian menambahkan sayuran tersebut dengan jus lemon dan minyak zaitun, atau yogurt dengan bawang putih. Berbagai sayuran dimasukkan ke dalam roti “börek”, atau mereka biasanya mereka akan menumis sayuran bersama telur.

Sementara itu chard, atau yang dalam bahasa Turki disebut “pazı,” dan jelatang, disebut sebagai “ısırgan,” adalah beberapa sayuran yang hanya bisa Anda dapatkan di Turki.

Mallow disebut sebagai “ebegümeci”, merupakan sayuran hijau populer yang biasa dikonsumsi selama musim dingin dan biasa dihidangkan secara tradisional dengan campuran tomat serta nasi.

Kazayağı” adalah sayuran hijau populer lainnya yang ada di Turki yang disebut juga pigweed dan penyajiannya tidak boleh dicampur bersama sayuran “kuzu kulağı,” karena sajian akan menjadi lebih masam.

Ketumbar liar, disebut sebagai “yabani kişniş” dan asparagus liar, yang disebut “tilkişen” atau “kuşkonmaz” dalam bahasa Turki, adalah beberapa penemuan yang banyak dicari oleh orang-orang Turki saat cuaca ekstrim tiba. Biasanya ketumbar liar digunakan sebagai bahan campuran saat membuat telur orak-arik.

Thistle emas, yang disebut sebagai “şevketibostan” dan “kenker,” merupakan salah satu jenis sayuran liar yang tampilannya tidak seperti sayuran hijau lain karena memiliki tangkai putih yang kuat dan bentuk daun yang unik.

Selain berbagai jenis sayuran, beberapa jenis buah juga turut hadir saat musim dingin di Turki, meskipun jumlahnya tidak banyak dibanding saat musim panas.

Delima, atau dalam bahasa Turki disebut “nar”, hadir dengan varietas merah dan putih yang populer untuk dikonsumsi di Turki. Delima juga diyakini sebagai hadiah saat pergantian tahun baru karena mereka percaya bahwa buah tersebut membawa kemakmuran. Bahkan, ada juga kebiasaan menghancurkan buah delima di depan pintu, yang mereka yakini membawa keberuntungan di tahun baru. Jadi, jangan kaget atau tersinggung ya jika tiba-tiba buah delima yang Anda miliki itu dilemparkan ke tanah.

Bergamot, yang arti dalam bahasa Turki ialah “sepupu”, buah ini memiliki ciri sedikit hijau dan sebagian besar kulit lainnya berwarna kuning, hampir serupa dengan lemon dan jeruk. Ukuran buah bergamot ada yang besar dan kecil. Jangan coba-coba menggigit buah yang satu ini ya! Karena kebanyakan orang Turki mengolahnya menjadi selai atau teh.

Salah satu buah paling langka yang muncul di saat musim dingin adalah “muşmula,” yang dalam bahasa Inggris adalah “medlar”. Diakui bukan buah yang paling menarik karena mereka menyerupai buah delima kecil dengan cangkang cokelat yang terlihat seolah-olah buah itu sudah busuk. Alasannya adalah karena buah ini harus dikonsumsi dalam keadaan yang sangat matang, sehingga buah ini terlihat seperti buah busuk. Meskipun demikian, medlar patut Anda coba karena buah ini telah dikonsumsi sejak zaman Romawi.

Jeruk Mandarin. Saat musim dingin, varietas jeruk mandarin sangat disukai oleh masyarakat Turki. Konon jeruk jenis ini berasal dari Bodrum, dan buah ini mulai dikenal dengan nama Satsuma. Memiliki aroma khas dan masih hijau ketika dipetik lalu dibiarkan matang, buah ini akan memiliki panggilan berbeda, yaitu “mandalina” Bodrum.

Distrik Bitez merupakan salah satu tujuan liburan utama di Turki, dikenal dengan sejumlah besar kebun jeruknya dan bahkan memiliki jenis es krimnya sendiri yang telah populer karena pemanfaatan buah-buahan lokal sebagai cita rasa es krim mereka. Akhir pekan ini, 29 hingga 30 Desember 2018, kota Bitez akan merayakan Bodrum Mandarin Harvest Festival. Berlangsung di pusat kota dari jam 9 pagi sampai jam 8 malam, akan ada kesempatan untuk mengunjungi kebun jeruk dan memetik buah langsung dari pohonnya serta mendengarkan sejumlah pembicara ahli yang membahas topik-topik seperti sejarah berkembangnya jeruk mandarin di Bodrum. Selain pertunjukan musisi lokal dan pertunjukan tarian tradisional, juga akan ada pemutaran film dokumenter China yang berfokus hanya pada buah terkenal Bodrum.(Yn)

Sumber: Anews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here