[Breaking_News] Covid-19 di Rusia Memburuk! Putin Memerintah Dari Ruang Karantina.

0
158
Putin
Vladimir Putin, Dalam Karantina Covid-19. Foto. Hürriyet.com.tr

Perdana Menteri Rusia, Mikhail Mishustin sejak positif terpapar korona akhir april lalu masih dalam perawatan medis.

BERITATURKI.COM, Moskow. Menurut data terbaru yang dikeluarkan oleh pusat wabah di Rusia pagi kemarin, peningkatan #Covid-19 per-hari telah meningkat pada angka 10.581 kasus. Dikatakan bahwa pemimpin Rusia, Putin, telah memerintah negara itu dari tempat karantina dekat ibukota sejak pertengahan April. Sementara Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin yang telah terpapar korona sejak 30 april lalu perawatan medisnya masih berlanjut, Menteri Kesehatan Mikhail Muraşko yang muncul di TV tadi malam meminta pertanggungjawaban publik atas wabah yang mencapai tingkat tertinggi hari ini.

Meskipun tingkat penyebaran yang tinggi, kematian tetap rendah. Dalam 24 jam terakhir, 10.581 kasus baru terdeteksi dari seluruh negara. Sementara jumlah total kasus di negara ini meningkat menjadi 145 ribu 268 orang; dengan total korban jiwa juga mencapai 1356 orang yang meninggal.

Jumlah korban #Covid-19 meningkat di Rusia, Foto. Hürriyet.com.tr

Presiden Rusia Vladimir Putin diperkirakan akan memperpanjang pembatasan yang sebelumnya ia perpanjang hingga 12 Mei ini, namun dalam pidatonya yang baru di depan umum pada hari ini dikatakan akan diperpanjang hingga akhir mei mendatang.

Penyemprotan Disinfektan di kantor pemerintahan, Kremlin. Foto. Hürriyet.com.tr

Kremlin saat ini juga menghadapi situasi yang serius. Ditengah pimpinan Pemerintahan sedang sakit (Perdana Menteri. red.) Presiden Putin-pun secara fisik bekerja secara terisolasi dari dunia luar, Juru Bicara Kremlin Dmitriy Peskov mengatakan, “Kita harus melakukan pekerjaan kita di bawah tindakan pembatasan untuk sementara waktu dalam menghadapi situasi terkait dengan epidemi ini. Langkah-langkah ini terutama mencakup situasi Presiden Vladimir Putin.” ujarnya.

Jubir Kremlin Dmitry Peskov. Foto. Hürriyet.com.tr

Dikatakan bahwa pemimpin Rusia, Putin, telah memerintah negara itu dari tempat isolasi (Bunker) dekat ibukota sejak pertengahan April lalu.

Di Moskow, di mana sebagian besar kasus besar terjadi, Walikota Sergey Sobyanin menggambarkan secara pesimistis dan memperingatkan warga untuk mematuhi anjuran Pemerintah. “Perkembangan terkini mengenai penyakit ini menunjukkan bahwa kita akan memiliki epidemi dalam model Eropa (menanjak), bukan dalam perjalanan ke Cina (yang semakin hari menurun)” Ujarnya menanggapi Pers.

RS di Moskow kekurangan tempat tidur. Foto. Hürriyet.com.tr

Tambahan 20 ribu tempat tidur pasien sedang dipersiapkan sebagai tindakan pencegahan di ibu kota Moskow, yang diperkirakan akan menambah jumlah kasus.

Pernyataan resmi dari sumber perdana tentang kesehatan Perdana Menteri Rusia, Mikhail Mishustin, yang mengumumkan bahwa ia menderita coronavirus sejak 30 April lalu.

Juru Bicara Perdana Menteri Boris Belyakov menyatakan bahwa Mishustin sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Moskow dan mengatakan bahwa “Semangat Perdana Menteri tumbuh kembali. Perawatan berlanjut di bawah pengawasan spesialis. Perdana Menteri juga tidak terputus dari kabinet. Dia memeriksa dokumen yang dibawa kepadanya setiap hari dan membuat panggilan telepon dengan anggota kabinet terkait,” tutupnya.

Menteri Kesehatan Menyalahkan Masyarakat.

Menteri Kesehatan Rusia Mikhail Muraşko muncul di televisi Rusia dan meminta pertanggungjawaban publik atas wabah yang mencapai level saat tertinggi sampai dengan ini.

Ia Menyatakan bahwa situasinya masih jauh dari kendali, Muraşko mengatakan, “Masyarakat kami tidak mematuhi tindakan yang diambil. Jam malam sering dilanggar. Akibatnya, kami mengalami peningkatan gelombang dalam kasus baru. Kami harus mengambil tindakan lebih keras dengan keberangkatan ini. ” tutupnya.

Rusia juga telah melakukan penyemprotan disenfektan secara besar-besaran di setiap sudut kota di seluruh provinsi negara beruang merah itu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here