[Breaking News] Erdoğan Serukan Boikot Produk Prancis!

0
140

Pesan itu disampaikan Erdoğan dalam sambutannya memperingati pekan “Maulidur Rasul” Muhammad Saw. Di Istana Kepresidenan Türki di Ibukota Ankara, Senin (26/10).

BERITATURKI.COM, Ankara- Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Senin mendukung kampanye boikot terhadap Prancis.

Berbicara di sebuah upacara di ibu kota Ankara, Erdogan berkata: “Saya menyerukan kepada seluruh rakyatku, saya mengajak kita semua untuk memboikot produk Prancis.”

Erdogan mengatakan Islamofobia berada pada puncaknya di Eropa terutama di Prancis.

Kampanye boikot berbasis luas telah diluncurkan terhadap produk-produk Prancis setelah presiden antagonisnya Emmanuel Macron menggunakan sikap tidak menghormati Islam dan Messenger terakhirnya, Muhammad (SAW).

Prancis telah menghadapi panasnya saat kampanye semakin intensif dalam dua hari terakhir.

Jingoisme Prancis mengundang reaksi tajam setelah Erdogan menyebut Macron atas tindakan Islamofobiknya.

Perdana Menteri Pakistan Imran Khan juga mengecam Macron yang mengatakan presiden Prancis mendorong Islamofobia.

#Boycottfranceproducts dan #boycottfrance sedang populer di kampanye media sosial, sementara itu masyarakat muslim yang ada di Qatar, Kuwait, Turki, dan Pakistan telah mulai membuang produk Prancis dari toko-toko mereka.

Sementara itu presiden Macron disaat yang sama juga meminta masyarakat Arab di memboikot produknya, dan dia mengatakan bahwa negara mereka tidak bisa melarang kebebasan berpendapat, jawabnya di twittter dengan nada ngeles’

Jawab normatif Macron di media sosial Twitter pribadinya dengan mengatakan “kita adalah satu” tapi menolak untuk saling bertoleransi dalam beragama, dengan mengutamakan kebebasan berpendapat.

Prancis telah menghadapi panasnya kampanye boikot, dan pemerintahnya memohon kepada dunia Muslim untuk menghentikan kampanye tersebut.

Baca juga: https://beritaturki.com/prancis-minta-negara-negara-arab-hentikan-seruan-boikot-produknya/

Sumber: Straturka.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here