Biara Kuno yang Dipugar Pemerintah Turki Mengadakan Misa Pertama

0
141

Puluhan orang ambil bagian dalam upacara Pengangkatan Perawan Maria di Biara Sumela yang terletak di wilayah Laut Hitam Turki itu.

BERITATURKI.COM, Trabzon| Menyusul proyek restorasi hampir lima tahun, sebuah biara Ortodoks kuno di wilayah Laut Hitam Turki telah memulai kembali layanan ibadat secara massal. 

Para peserta mulai mengunjungi Biara Sumela di wilayah Trabzon pada hari Sabtu (kemarin) untuk upacara yang menandai diangkatnya Perawan Maria. Sekitar 70 orang ambil bagian dengan tetap menggunakan protokol untuk melawan pandemi virus corona.

Christian Berger, kepala Delegasi Uni Eropa untuk Turki, termasuk di antara para peserta yang ikut mengikuti kegiatan misa tersebut.

Restorasi

Karena risiko batu berjatuhan di biara yang dipahat di Pegunungan Pontic lebih dari 1.600 tahun yang lalu, situs itu ditutup untuk pengunjung pada September 2015 untuk restorasi.

Tahap pertama restorasi berupa perencanaan lingkungan, serta upaya fortifikasi dan penelitian geologi dan geoteknik, dilakukan pada bebatuan di sekitarnya, dengan salah satu bagian biara, termasuk halamannya, mulai dibuka untuk dikunjungi pada Mei 2019.

Setelah menyelesaikan tahap kedua restorasi, 65% biara dibuka pada 28 Juli lalu dengan upacara yang dihadiri oleh Presiden Recep Tayyip Erdogan melalui tautan video dan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Mehmet Nuri Ersoy secara online.

Erdoğan mengatakan sambutannya kepada para warga Ortodoks Turki, “Warga Ortodoks kami akan dapat melakukan pelayanan keagamaan Perawan Maria [Litani Terberkati], yang ditangguhkan selama periode restorasi di Biara Sumela,” ujar Erdogan pada upacara tersebut.

Dalam panggilan telepon, Bartholomew, patriark Yunani Fener yang berbasis di Istanbul, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Erdogan atas dukungan dan upayanya dalam merestorasi biara, yang sekarang masuk dalam Daftar Sementara Warisan Dunia UNESCO tersebut.


Biara pegunungan

Biara Sumela, terletak 300 meter (985 kaki) di atas hutan yang menutupi Lembah Altindere di provinsi timur laut Trabzon, dikenal secara lokal sebagai Meryem Ana Kilisesi atau Biara Perawan Maria.

Sebagian besar biara direnovasi pada abad ke-18, dan beberapa dinding dihiasi dengan lukisan dinding. Penambahan bangunan-bangunan besar pada abad ke-19 membawa struktur tersebut ke bentuk modern.

Bagian utama dari biara termasuk gereja batu utama, kapel, dapur, ruang pengajaran, ruang tamu, perpustakaan, dan mata air suci.

Saluran air besar dapat dilihat di pintu masuk biara di sisi tebing.

Gereja itu terletak di depan sebuah gua besar di sisi Gunung. Karadag, yang juga menampung berbagai bangunan biara lainnya.

Lukisan dinding di kapel berasal dari awal abad ke-18, dengan tiga lapisan yang dibuat dalam tiga era berbeda. Lukisan dinding dengan lapisan paling bawah memiliki kualitas terbaik.

Lukisan dinding, beberapa di antaranya telah dihapus atau rusak seiring waktu, menggambarkan adegan-adegan alkitabiah dari kehidupan Yesus dan Perawan Maria.AA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here