Besok, Turki Peringati 100 Tahun Lahirnya Majelis Nasional & Hari Anak Nasional.

0
73

BERITATURKI.COM, ANKARA (22/04)- Negara Turki pada hari Kamis (besok,red.) akan merayakan peringatan 100 tahun pendirian Grand National Assembly atau parlemennya serta Kedaulatan Nasional dan Hari Anak.

Didirikan pada tanggal 23 April 1920, Majelis Nasional Besar Turki membuka jalan menuju pendirian Republik Turki.

Ini menjadikan fondasinya sebagai salah satu langkah terpenting dalam sejarah perjuangan pembebasan Turki.

Setelah kekalahan Kekaisaran Ottoman dalam Perang Dunia I, pada 19 Mei 1919 Mustafa Kemal Ataturk, pendiri Republik Turki, berangkat ke provinsi Laut Hitam Samsun untuk memulai kampanye pembebasan nasional.

Kemudian, pada tanggal 27 Juni, dia pergi ke provinsi timur, Sivas. Dalam pertemuan di sana, situasi negara dibahas dan diputuskan untuk mengadakan kongres nasional di kota sesegera mungkin.

Kongres penting selama seminggu dari Gerakan Nasional Turki diadakan pada tanggal 4 September 1919 ketika Turki berperang dalam Perang Kemerdekaannya.

Kongres lain diadakan di kota timur Erzurum pada tanggal 23 Juni 1919, dipimpin oleh Ataturk, yang bertujuan untuk menyatukan kembali partai-partai politik yang terpisah dan merencanakan perjuangan nasional.

Setelah pemilihan umum parlemen musim gugur 1919, Kamar Deputi Utsmaniyah bersidang pada 12 Januari 1920, dengan partisipasi 162 dari 168 anggotanya. Setelah invasi Istanbul pada 16 Maret dan penangkapan para pendukung Perjuangan Nasional, anggota parlemen dan intelektual mulai melarikan diri ke Ankara, ibukota masa depan Turki.

Parlemen Ottoman bersidang untuk terakhir kalinya pada 18 Maret sebelum dibubarkan untuk selamanya.

Parlemen luar biasa

Dalam surat edaran 19 Maret 1920, Ataturk mengumumkan bahwa parlemen luar biasa baru akan didirikan di Ankara.

Surat edaran itu mendesak seruan parlemen untuk diberi kekuatan luar biasa untuk menerapkan kemerdekaan bangsa dan mengambil langkah-langkah untuk melindungi negara. Itu juga menyerukan anggota parlemen Ottoman yang dibubarkan untuk datang ke Ankara dan bergabung dengan parlemen baru.

Dengan demikian, 84 anggota parlemen yang dibubarkan dan anggota lain yang nantinya akan terpilih mengambil bagian dalam parlemen pertama negara baru tersebut.

Ataturk mengatakan dalam surat edarannya yang menyatakan dasar dari Majelis Nasional Besar pada 22 April 1920 bahwa itu akan menjadi “tingkat tertinggi di mana semua otoritas sipil dan militer dan seluruh bangsa akan menerima perintah.”

Pada 23 April 1920, parlemen pertama didirikan di distrik Ulus tengah, Ankara.

Sejak pendiriannya, parlemen Turki telah menjadi simbol kehendak nasional.

“Tuan-tuan! Di depan bangsa, sebelum kemerdekaan yang layak, sebelum keinginannya untuk mengembangkan dan memperbarui, setiap kekuatan dapat hidup hanya dengan syarat bahwa itu sesuai dengan kehendak dan tujuan bangsa, ”kata Ataturk dalam pidato pembukaannya untuk pelantikan anggota legislatif keempat pada tanggal 1 Maret Tahun 1923.

Dia menambahkan: “Nasib mereka yang tidak mematuhi kehendak dan tujuan bangsa adalah frustrasi dan runtuh.”

Kedaulatan Nasional dan Hari Anak

23 April ditandai sebagai Hari Kedaulatan Nasional tepat satu tahun setelah pembukaan Majelis Nasional Besar Pertama.

Pada 23 April 1929, Ataturk memulai festival 23 April sebagai hadiah kepada anak-anak dunia. Pada tahun 1929, itu juga diperingati sebagai Hari Anak untuk pertama kalinya.

Pada 1979, anak-anak di banyak negara di dunia mulai berdatangan ke Turki, menjadikan hari itu diakui secara internasional. Turki adalah negara pertama dan satu-satunya yang memberikan hari nasional kepada anak-anaknya untuk berbagi dengan mereka.

23 April Kedaulatan Nasional dan Hari Anak, yang memegang tempat penting di jantung negara Turki sebagai ekspresi kemandirian kemerdekaannya, dirayakan setiap tahun oleh badan-badan pemerintah, sekolah, dan masyarakat nasional dan luar negeri dan mewakili semangat bersatu dari persatuan nasional. (Anadolu Agency,DBS.)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here