Berbagi Pengalaman Kuliah di Turki, Naufal: Menuntut Ilmu ke Luar Negeri adalah Memulai Peradaban Baru dan Memantapkan Konsep Diri

0
46
Naufal Ubaidillah

BERITATURKI.COM, Jakarta – Di hari terakhir gelaran Islamic Book Fair (IBF) 2019, Stand Literasi Al Fatih yang dipersembahkan oleh Komunitas Sahabat Erdogan (KSE) menggelar “Sharing Pendidikan di Turki” bersama Naufal Ubaidillah, Minggu, 3 Maret 2019.

Menurut pria asal Bandung yang juga anggota KSE tersebut, menuntut ilmu ke luar negeri adalah memulai peradaban baru dan memantapkan konsep diri.

“Jadi ketika kita menginjakkan kaki ke negeri yang baru untuk menuntut ilmu, kita seakan mempunyai kepribadian yang baru,” tutur Naufal.

Diterima di jurusan Teknik Sipil Insitut Teknologi Izmir melalui jalur mandiri, Naufal mengaku ia hanya mampu bertahan selama 2 tahun.

“Tidak betah karena tidak lulus mata kuliah kalkulus dan fisika. Pada saat itu saya juga mulai menemukan semangat terbesar saya ada di bidang sosial. Akhirnya saya pindah ke Istanbul Nevsehir University, jurusan Hubungan Internasional,” ungkap Naufal yang memiliki cita-cita menjadi Sekjen PBB.

Kepada beritaturki.com, Naufal kembali menyampaikan lika-liku perjuangannya menuntut ilmu di negeri dua benua.

“Karena Istanbul Nevsehir University merupakan kampus swasta, saya mengalami kendala biaya. Akhirnya pada tahun 2017, saya kembali ke tanah air untuk melanjutkan program S1 jurusan Hubungan Internasional di salah satu kampus swasta di Bandung,” kata Naufal.

“Insyaa Allah tahun ini selesai,” tambahnya.

Pria yang juga bekerja sambil kuliah ini tak lupa menyampaikan kesannya usai menjadi pembicara di Stand Literasi Al Fatih IBF 2019.

“Saya sangat berbahagia karena bisa berbagi, karena kunci kebahagiaan adalah berbagi,” pungkasnya.

Sebagai penyemangat bagi anggota KSE dan pelajar Indonesia lainnya yang ingin menempuh pendidikan ke luar negeri, khususnya Turki, Naufal mengutip sebuah kalimat bijak: “Kemarin saya pintar, saya ingin mengubah dunia. Hari ini saya bijak, saya ingin merubah diri saya sendiri,”.

“Kalimat itu yang memberi saya semangat,” kata Naufal.

Naufal juga turut mengutarakan harapannya untuk KSE agar dapat memberi semangat bagi seluruh komponen bangsa Indonesia untuk bisa meraih yang jauh lebih besar daripada Turki.

“Jadi istilahnya jika Turki saja bisa, apalagi Indonesia,” kata Naufal yang juga menggaris bawahi tentang luas wilayah Indonesia yang tiga kali luas wilayah Turki, pun penduduknya, ditambah potensi sumber daya alam Indonesia yang sangat kaya.

“Kelak Indonesia harus mampu menjdi besar, tentunya kerja sama dengan Turki,” tambah Naufal.(Yn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here