Bantuan Kemanusiaan Turki Tiba di Ukraina

BERITATURKI.COM, Kyiv – Pada hari senin (7/3) Wakil Menteri Dalam Negeri dan Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Turki Ismail Çataklı mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa 11 orang tim bantuan kemanusiaan dari Direktorat Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) yang dikirim ke Ukraina telah tiba di wilayah Siret yang merupakan perbatasan Rumania dan Ukraina. Para personel tersebut dikirim untuk melakukan koordinasi penyuplaian bantuan yang dikirim dari Turki.

Ismail Çataklı juga menyatakan bahwa 5 truk yang membawa bahan bantuan kemanusiaan berangkat dari Turki pada 26-27 Februari tiba di perbatasan Ukraina pada 1-2 Maret, dan bantuan tersebut akan dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan di sana. Ismail juga mengatakan bahwa 5 truk lain yang membawa pasokan bantuan kemanusiaan yang disediakan oleh berbagai lembaga kemanusiaan dan organisasi non-pemerintah Turki telah berangkat dari Turki pada 5 Maret.

Sambil menyatakan bahwa dengan partisipasi LSM dan lembaga pemerintah kota, 10 truk bantuan kemanusiaan lainnya direncanakan juga akan dikirim ke wilayah itu minggu ini di bawah koordinasi AFAD, Ismail menyatakan bahwa pengiriman bantuan ke wilayah konflik akan terus berlanjut.

Ismail Çataklı juga mengungkapkan bahwa Crisis Coordination Center telah menjalankan secara 24 jam tim Direktorat Penanggulangan Migrasi dan tim National Medical Rescue (UMKE) yang tediri dari 10 orang yang dikirim oleh Kementerian Kesehatan untuk membentuk unit tanggap darurat. Selain itu mereka juga melanjutkan pekerjaannya di perbatasan Rumania, 2 dapur bergerak telah didirikan di perbatasan Rumania dan Ismail mengatakan bahwa setiap hari tim tersebut membagikan makanan hangat kepada seribu orang.

20.550 Warga Ukraina Masuk ke Turki

Çataklı juga mengatakan bahwa 2 truk layanan dan personel tambahan yang dilengkapi dengan infrastruktur Göçnet dan peralatan sidik jari komputer telah dikirim ke perbatasan Edirne dan sebuah truk layanan ke perbatasan Kırklareli. Terkait hal ini Çataklı memberikan pernyataan berikut dalam pernyataannya:

“Hal ini dilakukan untuk memudahkan proses penyeberangan di gerbang perbatasan yang lebih cepat. Hingga saat ini setidaknya 20.550 warga Ukraina telah memasuki Turki dari semua gerbang perbatasan Turki sejak 24 Februari.

Dalam lingkup perjanjian pembebasan visa yang sah antara Turki dan Ukraina, warga negara Ukraina dapat memasuki negara kita dengan paspor atau ID dan tinggal di negara kita secara legal dengan pembebasan visa hingga 90 hari.

Bagi warga Ukraina yang memasuki negara kami secara legal tetapi tidak dapat pergi sebelum masa konflik, pihak kantor gubernur kami telah diinstruksikan untuk memberikan kemudahan yang diperlukan dalam pendaftaran izin tinggal mereka.”

Saat menyatakan bahwa di antara warga Ukraina yang datang ke Turki ada 551 orang Tatar Krimea dan Turki Meskhetian, Çataklı mencatat bahwa orang-orang ini ditempatkan di asrama pemerintah di provinsi Edirne dan Kırklareli, dan kebutuhan mereka dipenuhi oleh AFAD.

Ismail ataklı menyatakan bahwa 711 warga Azerbaijan, 447 Turkmenistan dan 62 warga Georgia yang meninggalkan Ukraina datang ke Turki untuk transit.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here