Bank Dunia: Turki Raih Rekor Reformasi Terbanyak

0
35

Ankara. Bank Dunia mengumumkan pada hari Rabu, 31 Oktober 2018 bahwa Turki telah membuat kemajuan penting terkait reformasi peningkatan iklim bisnis.

“Dalam satu tahun terakhir Turki telah mencatat rekor reformasi bisnis dan termasuk kedalam peringkat 10 besar dunia dalam kategori tersebut,” kata bank dalam sebuah pernyataan.

Menurut laporan Doing Business 2019, dalam pelatihan laporan reformasi, Turki melakukan percepatan reformasi tahun lalu dalam upaya memperbaiki iklim bisnis bagi usaha kecil dan menengah dalam negeri (UKM).

“Dalam lima tahun terakhir, Turki hanya melakukan satu kali reformasi per tahun. Sebagai hasil dari reformasi tahun lalu, Turki telah mengalami kemajuan dengan menempati peringkat ke-43 dalam kemudahan global dalam melakukan pencapaian bisnis,” tambah pernyataan itu.

Johannes Zutt, Direktur Negara Bank Dunia untuk Turki, mengatakan bahwa ia senang atas adanya prioritas pemerintah dalam upaya peningkatan iklim usaha dan investasi serta upaya menciptakan lapangan kerja.

“Lingkungan ekonomi di Turki saat ini mendorong komunitas bisnis global dan pengusaha lokal untuk saling mengamati proses dan melakukan bisnis dengan banyak daerah,” kata Zutt.

Sebagaimana dicatat dalam laporan, Turki secara total telah menerapkan tujuh kali reformasi, termasuk untuk memulai bisnis, perizinan bangunan, pengajuan kredit, pembayaran pajak, perdagangan lintas batas, kerjasama kontrak, serta upaya menyelesaikan kebangkrutan.

“Turki telah melakukan upaya terbaik di bidang penegakkan kontrak dengan menempati peringkat global ke-19, dan melindungi investor minoritas dengan menempati peringkat ke-26. Sebagai contoh, pemberlakuan biaya penyelesaian sengketa komersial melalui pengadilan pertama di Turki sebesar 25 % dari nilai klaim. Dibandingkan dengan rata-rata regional 26,3 %,” pernyataan Bank Dunia menyebutkan.

Bank Dunia juga mencatat bahwa Turki adalah satu dari tujuh negara di dunia yang memperoleh nilai 15 atau lebih dalam kategori kualitas indeks administrasi peradilan.

“Turki juga berkinerja baik di bidang pendaftaran properti, dengan meraih peringkat global ke-39. Hanya diperlukan waktu lima hari untuk mendaftarkan transfer properti di Turki, proses itu empat kali lebih cepat daripada wilayah lainnya” katanya.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here