Bandara Turki: Tercatat 26,8 Juta Penumpang Pesawat dalam 2 Bulan

0
88

BERITATURKI.COM, Istanbul – Pejabat bandara di Turki melaporkan bahwa tercatat sebanyak 26,8 juta penumpang udara dalam dua bulan pertama di tahun 2019. Jumlah penumpang turun 3,7 persen pada Januari-Februari jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2018, menurut Direktorat Jenderal Otoritas Bandara Negara (DHMI).

Dalam dua bulan pertama, jumlah penumpang internasional mencapai persentase 39,6 persen (10,6 juta) dari total penumpang. Di antara 56 bandara nasional, Bandara Ataturk Istanbul, di sisi Eropa kota, adalah bandara yang paling aktif dengan 9,8 juta penumpang. Melayani 5,23 juta penumpang, Bandara Sabiha Gokcen Istanbul di sisi Anatolia kota adalah bandara tersibuk kedua di Turki selama dua bulan terakhir.

Pada periode yang sama, bandara aktif lainnya ialah bandara yang terletak di ibu kota Ankara (2,3 juta), Izmir, provinsi Aegean (1,8 juta), dan kota peristirahatan Mediterania, Antalya (1,7 juta). Angka resmi juga menunjukkan bahwa Bandara Istanbul, yang tahap pertamanya secara resmi dibuka pada 29 Oktober 2018, menyambut hampir 202.000 penumpang selama dua bulan pertama di tahun 2019.

Dengan kapasitas tahunan penuh sebanyak 200 juta penumpang dan penyelesaian empat fase secara keseluruhandengan enam landasan pacu pada tahun 2028, Bandara Istanbul akan menjadi pusat penerbangan global yang menampung lebih dari 100 maskapai penerbangan dan penerbangan ke lebih dari 300 tujuan di seluruh dunia. Sementara bandara negara itu menampung hampir 202.000 pesawat, wilayah udara Turki digunakan oleh 272.667 pesawat yang termasuk kedalam kategori penerbangan berlebihan dibandingkan dengan periode yang sama.

Bandara-bandara di Turki juga melayani lebih dari 523.000 ton ekspedisi udara, seperti bagasi, kargo, dan surat, yang dalam periode dua bulan capaiannya meningkat senilai 4,9 persen dari periode yang sama pada tahun 2018. Tahun lalu, bandara-bandara Turki menampung sekitar 210 juta penumpang, sementara jumlah pesawat yang menggunakan wilayah udara Turki takn lebih dari 2 juta armada sehingga hal tersebut menyebabkan kondisi penerbangan di Turki termasuk dalam kategori overflight.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here