Bahasa Turki Menyatukan Negara-negara di 3 Benua

0
78

Kesatuan alfabet akan mengarah pada kesatuan bahasa dan itu akan membuka jalan bagi persatuan dalam pemikiran, kata kepala International Turkic Academy.

BERITATURKI.COM, Ankara – Bahasa Turki – sekelompok bahasa terkait erat yang membentuk sebuah keluarga dalam kelompok bahasa Altai – menyatukan negara-negara yang tersebar di tiga benua, menurut Kepala International Turkic Academy.

“Bahasa yang datang hingga hari ini melewati berabad-abad dan menyatukan benua tidak berubah,” kata Darhan Qydyrali kepada Anadolu Agency pada Kamis (25/02/2021) dalam sebuah wawancara eksklusif.

Bahasa Turki tersebar di wilayah yang luas di Eropa Timur dan Asia Tengah dan Utara, mulai dari Balkan hingga Tembok Besar China dan dari Iran tengah hingga Samudra Arktik.

“Tradisi kami, masa lalu kami, sejarah, cerita, pemikiran, impian, dan lagu rakyat kami, semuanya hidup dalam bahasa Turki,” katanya.

Qydyrali mengatakan tidak ada perbedaan antara orang Turki yang tinggal di dataran tinggi Kazakhstan dan di wilayah Anatolia Turki. Bahkan puisi penyair sufi abad ke-12 Ahmad Yesawi dan penyair rakyat Turki terkemuka dan mistikus Sufi Yunus Emre sangat mirip, tambahnya.

Kesatuan Alfabet

Qydyrali mengatakan pekerjaan besar saat ini sedang dilakukan dalam bidang beasiswa bahasa. “Saya pikir elemen terpenting dari studi bahasa adalah kesatuan alfabet. Ada perkembangan bagus dalam hal ini sekarang.”

Dia menggarisbawahi bahwa alfabet umum memungkinkan orang yang tinggal di negara yang berbeda untuk dengan mudah membaca, memahami dan berkomunikasi, menambahkan bahwa Akademi Turki Internasional memiliki proyek “besar” dalam perspektif ini.

Dia melanjutkan dengan mengatakan bahwa Kazakhstan akan beralih ke alfabet Latin, dan ada “perkembangan bagus” di Uzbekistan ke arah ini.

Meskipun memperoleh kemerdekaan dari Uni Soviet pada tahun 1991, Kazakhstan terus menggunakan alfabet Cyrillic seperti negara-negara bekas Soviet lainnya sejak 1940. Namun, memutuskan untuk beralih ke alfabet Latin pada tahun 2017 atas instruksi dari Presiden Nursultan Nazarbayev.

Komisi Alfabet Nasional dibentuk dan upaya untuk beralih ke alfabet baru dimulai. Sejak itu, penulisan nama gedung negara, jalan, toko, dan apotek dengan alfabet Latin tersebar luas dalam bahasa Kazakstan.

“Saya percaya bahwa kesatuan alfabet akan mengarah pada kesatuan bahasa kita, dan kesatuan bahasa akan mengarah pada kesatuan pemikiran,” kata Qydyrali.

3 Dekade Kemerdekaan

Menekankan bahwa 2021 menandai peringatan 30 tahun kemerdekaan negara-negara Turki yang pernah berada di bawah Uni Soviet, Qydyrali mengatakan “pekerjaan yang sangat baik” telah dilakukan dalam tiga dekade ini, termasuk proyek antar pemerintah, seperti Universitas Akhmet Yassawi di Kazakhstan dan Universitas Manas Kyrgyz-Turki di Kyrgyzstan.

Universitas Akhmet Yassawi, yang didirikan bersama oleh Turki dan Kazakhstan, menawarkan pendidikan di kota selatan Turkistan. Universitas Manas di ibu kota Kirgistan, Bishkek, didirikan pada tahun 1995 berdasarkan piagam yang ditandatangani oleh pemerintah Kirgiz dan Turki.

Qydyrali juga menggarisbawahi pentingnya proyek pelajar di awal 1990-an, ketika hampir 10.000 pelajar dari berbagai negara bagian Turki menerima pendidikan di negara-negara tersebut, dan “berkontribusi besar” pada pembentukan persatuan.

Serial Televisi Turki

Dalam wawancara tersebut, Qydyrali juga menyentuh serial TV Turki, mencatat bahwa mereka “sangat berpengaruh sekarang” di luar negeri dan juga di Turki.

“Misalnya, serial TV yang diproduksi oleh TRT sangat terkenal tidak hanya di dunia Turki tetapi juga di benua Eurasia,” katanya, seraya menambahkan bahwa dia menyaksikan minat yang besar pada TV buatan Turki. seri juga di Pakistan, India, Malaysia, dan negara-negara Arab.

“Ini penting dalam hal memberikan kesadaran historis bersama.”

Organisasi internasional kami sekarang memberikan kontribusi yang sangat penting untuk sektor ini, katanya.

“Saya pikir organisasi internasional [dunia Turki] kami adalah hasil konkret terbaik dari 30 tahun kerja sama kami antar negara,” Qydyrali menyimpulkan.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here