Badan Pemerintah Turki TIKA Mengirimkan Bantuan ke Rakhine Myanmar

0
15
Seorang pria dan dua anak laki-laki membawa bantuan yang dikirimkan oleh TIKA, di Rakhine, Myanmar, 24 September 2020. (Foto AA)

BERITATURKI.COM, Rakhine (Myanmar) – Badan Koordinasi dan Kerjasama Turki (TIKA) mengirimkan perlengkapan kebersihan kepada keluarga yang tinggal di negara bagian Rakhine Myanmar pada hari Kamis (24/09/2020) untuk membantu memerangi pandemi virus corona.

Badan tersebut menjangkau 3.000 keluarga yang tinggal di kamp-kamp padat yang tidak memiliki kebersihan yang layak bekerja sama dengan komite intervensi Covid-19 setempat. Kamp-kamp pengungsian di negara bagian Rakhine telah menampung Muslim Rohingya serta Muslim Kaman sejak 2012 menyusul gelombang kekerasan etnis sebelumnya.

Myanmar mencatat hampir 4.000 kasus Covid-19 baru, termasuk lebih dari 70 kematian, dalam waktu seminggu, kata Kementerian Kesehatan negara itu pada Kamis. Sebanyak 869 kasus virus korona baru terdaftar pada Rabu, angka satu hari tertinggi di Myanmar sejak dimulainya wabah, kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan. Selama seminggu terakhir, 3.868 infeksi dan 73 kematian terkait virus dikonfirmasi di seluruh negeri, tambahnya.

Negara ini berada dalam cengkeraman gelombang Covid-19 kedua, yang berasal dari negara bagian Rakhine barat, sejak pertengahan Agustus. Sekitar 7.453 kasus dan 127 kematian telah tercatat di kabupaten tersebut sejak saat itu, sebuah lonjakan yang mengkhawatirkan dibandingkan dengan hanya 374 infeksi dan enam kematian dalam lima bulan sebelumnya mulai dari 23 Maret. Dengan ratusan kasus muncul setiap hari, pemerintah telah memberlakukan kembali pembatasan perjalanan domestik. di seluruh negeri, dengan kota-kota besar, termasuk pusat komersial Yangon, ditempatkan di bawah penguncian yang ketat.

Pada awal September, pihak berwenang menginstruksikan maskapai penerbangan domestik untuk menangguhkan semua layanan dan juga melarang visa masuk dan penerbangan internasional hingga akhir bulan. Pembatasan telah membuat jalan-jalan Yangon sepi dan sepi meskipun pemilihan umum di negara itu semakin dekat.

Sumber : Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here