Badan Kemanusiaan Turki IHH Mengirimkan Paket Ramadhan kepada Lebih dari 8.500 Warga Suriah di Afrin

BERITATURKI.COM, Afrin (Suriah) – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Yayasan Bantuan Kemanusiaan Turki (IHH) mengirim paket Ramadhan ke 8.500 orang di Afrin utara Suriah pada hari Senin (11/04/2022).

Zeki Tahiroğlu, koordinator regional Syria Reyhanlı IHH, mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis bahwa organisasi tersebut terus memberikan bantuan selama Ramadhan.

“Tahun ini, orang-orang Suriah menghabiskan Ramadhan ke-12 mereka di tengah perang. Kami, seperti yang kami lakukan sejak situasi ini dimulai, terus berada di pihak warga sipil yang lelah perang di bulan Ramadhan,” kata Tahiroğlu.

“Dalam lingkup ini, kami mendistribusikan paket sembako Ramadhan kepada 8.500 warga sipil yang tinggal di pusat kota dan pedesaan Afrin pada minggu pertama Ramadhan. Paket yang dibagikan antara lain kacang-kacangan kering, bahan sarapan, teh, gula, pasta tomat dan minyak,” jelasnya.

Turki telah membebaskan Afrin selama operasi Olive Branch. Operasi tersebut diluncurkan pada 20 Januari 2018, bekerja sama dengan Tentara Nasional Suriah (SNA) dan berhasil berakhir pada 24 Maret 2018, enam hari setelah Afrin dibebaskan dari pendudukan sayap kelompok teroris PKK Suriah, YPG.

Dalam kondisi tanah dan musim dingin yang keras, operasi itu dilakukan terhadap sekitar 8.000 hingga 10.000 teroris YPG/PKK yang ditempatkan di wilayah tersebut. Sementara Angkatan Bersenjata Turki (TSK) dan SNA mengambil semua tindakan yang mungkin untuk tidak membahayakan warga sipil dan daerah pemukiman, kelompok teroris mencoba menggunakan warga sipil sebagai tameng untuk mencegah operasi.

Berkat tindakan yang diambil oleh pasukan keamanan Turki, warga sipil, yang harus melarikan diri dari wilayah tersebut karena penindasan kelompok teroris dan operasi militer berikutnya, mulai kembali ke rumah mereka pada 20 Maret 2018. Sejak itu, penduduk distrik tersebut telah mencapai setidaknya 350.000 dengan perbaikan pesat di infrastruktur kawasan. Prioritas periode pasca operasi bagi para pejabat Turki adalah untuk memperkuat keamanan Afrin, memungkinkan kembalinya warga sipil dan normalisasi kehidupan sehari-hari.

Dalam kegiatan pencarian dan pemindaian, pangkalan militer dan parit yang digali oleh kelompok teroris dan ranjau serta bahan peledak lainnya yang ditanam oleh teroris dihancurkan. Di distrik tersebut, tujuh dewan lokal telah dibentuk untuk mewakili hak-hak demokrasi bagi masyarakat lokal. Dewan lokal mendukung berbagai bidang dan kegiatan termasuk pertanian, industri, perdagangan, budaya, olahraga, kesehatan dan pendidikan untuk normalisasi dan kebangkitan kehidupan.

Di bidang kesehatan, rumah sakit berkapasitas 100 tempat tidur dan 13 cabang dibuka kembali berkat upaya Turki. Di kabupaten tersebut, total lima rumah sakit dan enam puskesmas memberikan layanan kesehatan gratis kepada masyarakat setempat. Sementara lebih dari 65.000 siswa di 263 sekolah menerima pendidikan di Afrin dan daerah pemukiman sekitarnya, 135 masjid telah dibuka setelah kegiatan rekonstruksi.

Terlepas dari semua perkembangan positif ini, YPG/PKK terus menargetkan daerah pemukiman dan warga sipil di Afrin dengan menggunakan Tal Rifaat, yang terletak di tenggara Afrin, sebagai pangkalan operasinya.

Sumber : Daily Sabah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here