Badan bantuan Turki Rampungkan 44 Proyek di Kroasia

0
55
Foto Anadolu Agency

BERITATURKI.COM, Zagreb, Kroasia – Badan Kerjasama dan Koordinasi Turki (TIKA) telah menyelesaikan 44 proyek di Kroasia, menurut salah satu pengurus TIKA pada hari Sabtu, 26 Januari 2019. Hasim Koc, koordinator TIKA di ibukota Zagreb, mengatakan bahwa proyek-proyek dalam tiga tahun terakhir tersebut sebagian besar menggarap bidang pendidikan.

TIKA meluncurkan kegiatan bantuan darurat pertamanya di negara Balkan barat pada tahun 2014 setelah wilayah itu dilanda banjir. Namun, mengutin dari Anadolu Agency, Koc mengungkapkan bahwa organisasi bantuan tersebut secara resmi membuka kantornya di Zagreb pada tahun 2016.

TIKA telah mengimplementasikan program pengembangan pertanian untuk keluarga yang terkena dampak banjir di kota Gunja timur. Koc menambahkan bahwa dalam bawah program ini, 50 keluarga diberi bantuan rumah kaca, sementara 50 keluarga lainnya diberi bantuan berupa hewan ternak sapi. Ia juga mengatakan bahwa TIKA membantu renovasi sebagian masjid dan pusat budaya Islam yang rusak oleh bencana.

Selain bertujuan untuk meningkatkan hubungan antara Turki dan Kroasia karena bertujuan untuk melindungi warisan sejarah dan budaya di negara tersebut, TIKA juga berperan menyelesaikan beberapa proyek di bidang pendidikan, pertanian, peternakan, kesehatan dan sains. Proyek-proyek lain juga digarap TIKA, termasuk dukungan peralatan dan perawatan kesehatan di rumah sakit, penelitian tentang warisan sejarah, simposium dan festival budaya, serta proyek lain yang bermanfaat untuk menjaga hubungan bilateral agar tetap harmonis.

Koc melanjutkan bahwa agensi tersebut akan menyelenggarakan festival bagi 1.200 anak di bawah umur untuk menandai Kedaulatan Nasional dan Hari Anak Turki pada tanggal 23 April. Ia juga menambahkan bahwa TIKA berencana untuk membangun taman anak-anak di kota Karlovac barat laut.

“Pemeliharaan dan peralatan pusat pendidikan publik di kota Slunj telah selesai dan akan diserahkan dalam waktu dekat,” kata Koc, seraya menambahkan bahwa TIKA menjalankan proyek di daerah yang paling kurang berkembang hingga kota-kota besar di negara ini.

Pekerjaan bagi para penyandang cacat

Koc mengatakan bahwa tahun ini pihaknya berencana untuk menjalankan proyek bagi orang-orang cacat.

“Kami bertujuan untuk memfasilitasi partisipasi para penyandang cacat dalam kehidupan sosial melalui proyek-proyek yang kami kembangkan untuk mempekerjakan kelompok-kelompok ini,” tutur Koc.

Pada tahun 2018, TIKA mengerjakan proyek pengembangan kapasitas di Dotted Soaps Workshop bersama dengan Asosiasi Orang Buta Zagreb. Proyek ini juga mampu memproduksi sabun cair dan sabun buatan tangan.

“Sebelum kontribusi kami, hanya satu orang yang bekerja di bengkel, pada akhir proyek kesempatan kerja untuk 12 teman tunanetra disediakan,” katanya.

Pusat Islam di kota Sisak

Selama kunjungan Presiden Kroasia Kolinda Grabar-Kitarovic ke Ankara pada tanggal 16 Januari 2019, TIKA menandatangani protokol dengan Uni Islam Kroasia untuk membangun Pusat Kebudayaan Islam di Sisak, yang terletak 57 kilometer (35 mil) di selatan ibukota.

“Sisak adalah kota yang telah menerima banyak pekerja dan imigran karena menjadi salah satu kota industri penting bekas Yugoslavia,” kata Koc.

“Beberapa migran adalah Muslim. Karena alasan ini, populasi Muslim di Sisak lebih tinggi daripada Kroasia,” tambah Koc.

Menurut Koc, persatuan Islam meluncurkan pembangunan pusat budaya pada tahun 2017 dan berkontribusi pada proyek ke tingkat tertentu yang kemudian menegaskan bahwa sisa pekerjaan proyek akan diselesaikan dengan kontribusi Turki di bawah pengawasan TIKA.(Yn)

Sumber: Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here