Badai Eunice Melanda Eropa

BERITATURKI.COM, London – Pada hari jum’at (18/2) Badai Eunice melanda beberapa negara Eropa seperti Inggris, Wales, Belgia dan Belanda.

Akibat badai yang melanda ibu kota London, dilaporkan banyak warga kesulitan berjalan kaki di jalan. Badai tersebut juga menyebabkan pohon-pohon tumbang ke sisi jalan di beberapa kota.

Badai tersebut merusak bangunan dan kendaraan di beberapa daerah di Inggris dan Wales, dengan sedikitnya 2 orang terluka.

Menara Gereja Thomas juga roboh akibat angin kencang.

Departemen Kepolisian London juga telah mengeluarkan “peringatan merah” pada badai tersebut.

Layanan kereta api terpaksa harus dihentikan di London dan Wales akibat badai.

Cirium, yang melakukan penelitian di bidang penerbangan, juga mengumumkan bahwa setidaknya 436 penerbangan dibatalkan karena badai.

Pihak berwenang memperingatkan warga untuk membatalkan rencana perjalanan mereka dan tidak keluar rumah kecuali sangat mendesak.

Meteorology Institute memperingatkan bahwa gangguan transportasi, pemadaman listrik dan pemutusan jaringan seluler bisa saja terjadi akibat angin kencang.

Belgia

Badai Eunice Storm yang melanda Inggris, juga berdampak di Belgia. Dilaporkan juga ada korban luka akibat badai.

Di pagi hari, peringatan oranye diumumkan di Belgia terutama di daerah-daerah di mana kecepatan badai diperkirakan mencapai 150 kilometer per jam.

Disebutkan bahwa Badai Eunice akan paling kencang pada sore hari dan masyarakat diimbau untuk tetap di rumah.

Sekolah dihentikan di beberapa daerah, layanan kereta api dibatalkan dan pintu masuk ke taman dan hutan ditutup.

Transportasi umum dan lalu lintas udara juga terkena dampak buruk dari badai tersebut.

Banyak orang terluka, mobil dan bangunan rusak akibat tumbangnya pohon dan atap di berbagai kota.

Badai diperkirakan akan terus terjadi pada malam hari dan selama beberapa hari ke depan.

Belanda

Badai Eunice juga berdampak buruk di Belanda, sejauh ini dilaporkan 3 orang meninggal di ibu kota Amsterdam dan sekitarnya akibat badai tersebut.

Institut Meteorologi Kerajaan (KNMI) mengeluarkan peringatan merah di bagian utara dan pesisir negara itu, dan peringatan oranye di wilayah lain akibat badai Eunice yang melanda negara itu hari ini.

Akibat kecepatan angin yang mencapai 130 kilometer per jam, tranportasi umum dan penerbangan ditutup sementara.

Sementara banyak sekolah diliburkan, beberapa tempat kerja telah beralih ke pekerjaan jarak jauh dan event olahraga profesional pun ditunda.

Ajakan untuk “Tetap di rumah” dibuat dengan dikirimkan pesan “Kondisi cuaca ekstrem melanda sebagian besar Belanda” ke semua orang di negara itu.

Dalam pesan tersebut, masyarakat diminta untuk menelepon 112 hanya dalam situasi yang mengancam jiwa, karena pusat panggilan darurat kelebihan beban karena banyaknya laporan kerusakan.

Media lokal melaporkan bahwa sebagian atap Stadion klub sepak bola ADO Den Haag tertiup angin.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here