Angkatan Gendarmerie Turki Berusia 183 Tahun

BERITATURKI.COM, Ankara – Angkatan Gendarmerie yang namanya tercatat dalam arsip Turki sejak tahun 1839 dan mulai berada dibawah naungan Kementerian Dalam Negeri Turki pada tahun 2016, telah bertugas siang dan malam selama 183 tahun untuk menjamin perdamaian dan keamanan warga Turki. Angkatan Gendarmerie merupakan salah satu angkatan kepolisian seni militer di Turki.

Menurut informasi yang dikumpulkan oleh koresponden Anadolu Agency, dengan berlakunya “Asakir-i Zaptiye Nizamnamesi” (Peraturan Penegakan Hukum Militer), yang merupakan peraturan pertama Gendarmerie pada 14 Juni 1869, tugas, layanan, wewenang dan tanggung jawab polisi kota dimasukkan dalam kerangka hukum. Dalam lingkup arahan tersebut, sebuah “Resimen Zaptiye”, yang personelnya terdiri dari infanteri dan kavaleri, turut didirikan di setiap provinsi.

Sejak 1839, nama “Gendarmerie/Jandarma” dan “Dekret Penunjukan Gendarmerie” tertulis di arsip dan akhirnya Gendarmerie Turki didirikan pada tahun 1839.

Tanggal pendirian Angkatan Gendarmerie ditetapkan pada 14 Juni 1839, dengan kombinasi tahun 1839, ketika Dekrit Tanzimat diumumkan, dan 14 Juni ketika “Peraturan Asakir-i Zaptiye” mulai diberlakukan.

Setelah Perang Utsmaniyah-Rusia 1877-1878, perwira dari Inggris dan Prancis dibawa oleh Wazir Agung Sait Pasha ke Turki untuk mendirikan organisasi polisi modern, dan “Pusat Jenderal Gendarmerie” didirikan pada 20 November 1879 dengan berafiliasi dengan “serasker ” dengan mengubah organisasi.

Setelah deklarasi Monarki Konstitusional Kedua pada tahun 1908, Gendarmerie direorganisasi pada tahun 1909 karena prestasinya di Rumelia, dan menjadi “Komando Jenderal Gendarmerie” dan berada dibawah naungan “Kementerian Pertahanan” pada saat itu.

Angkatan Gendarmerie turut berpartisipasi dalam pertahanan negara di banyak bidang, sambil melanjutkan tugas keamanan internal mereka dalam Perang Dunia Pertama pada tahun 1914-1918 dan Perang Kemerdekaan pada tahun 1919-1922.

Setelah proklamasi Republik, Angkatan Gendarmerie direorganisasi seperti di banyak lembaga negara.

Sementara Sekolah NCO Gendarmerie, yang ditutup pada tahun 1918, dibuka kembali di Izmit. Inspektorat regional gendarmerie stasioner dan komando resimen gendarmerie provinsi direorganisasi dan unit gendarmerie semakin diperkuat.

Angkatan ini memperoleh status hukumnya saat ini dengan berlakunya Undang-Undang Gendarmerie No. 1706 pada tanggal 10 Juni 1930.

Pada tahun 1937, “Angkatan Gendarmerie dan Peraturan Tugas” mulai berlaku, dan pada tahun 1939 angkatan ini direorganisasi menjadi tiga kelompok sebagai unit gendarmerie tetap, unit gendarmerie bergerak, unit pelatihan gendarmerie dan sekolah.

Pada tahun 1939, gendarmerie direorganisasi menjadi empat kelompok: Unit Gendarmerie Tetap, Unit Gendarmerie Bergerak, Unit Pelatihan Gendarmerie dan Sekolah.

Dengan berlakunya Undang-undang Nomor 6815 tentang “Pelestarian dan Pengamanan Perbatasan, Perairan Pesisir dan Teritorial Kita, serta Penyerahan Pencegahan dan Tindak Lanjut Penyelundupan kepada Departemen Dalam Negeri” pada tahun 1956, maka keamanan dan pengamanan perbatasan, pesisir dan perairan yang dilaksanakan oleh Komando Umum Kepabeanan Kementerian Bea dan Cukai periode sampai dengan saat ini. Tugas dan tanggung jawab pencegahan, pemantauan dan penyidikan penyelundupan di daerah pabean diberikan kepada Angkatan Gendarmerie.

Brigade pelatihan gendarmerie didirikan sementara unit perbatasan gendarmerie diubah menjadi brigade pada tahun 1957.

Komando regional Gendarmerie ditambahkan ke organisasi pada tahun 1961 dan Sekolah Komando Foça Gendarmerie pada tahun 1963.

Komando Regional Gendarmerie pertama mulai bertugas di Ankara pada tahun 1961.

Unit Penerbangan Gendarmerie pertama, yang merupakan mata organisasi di angkasa, memulai kegiatannya di Diyarbakır pada tahun 1968 dengan nama Komando Kompi Helikopter Ringan. Tugas melindungi perairan pesisir dan teritorial dan perbatasan darat yang dilakukan oleh gendarmerie dialihkan dari waktu ke waktu.

Undang-undang No. 2803, yang mengatur tentang organisasi, tugas dan wewenang gendarmerie, mulai berlaku pada tahun 1983.

Pada tahun 1993, Departemen Kriminal Gendarmerie didirikan di Ankara dengan pekerjaan dimulai pada tanggal 23 Maret 1989, dengan tujuan untuk menyelidiki secara ilmiah kejahatan dan bukti kriminal dalam peristiwa yang terjadi di wilayah tanggung jawab dan membawanya ke pengadilan.

Komando Jenderal Angkatan Gendarmerie mulai berada dibawah naungan Kementerian Dalam Negeri Turki dengan Surat Keputusan Nomor 668, yang dikeluarkan pada 27 Juli 2016, menyusul upaya kudeta Organisasi Fetullah Gülen pada 15 Juli 2016.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here