Akademisi Turki dihormati karena membantu anak-anak pengungsi

0
107

Seorang akademisi Turki di New York University mendapatkan penghargaan untuk penelitiannya yang dapat membantu anak-anak pengungsi belajar lebih baik di sekolah.

Berbicara kepada Anadolu Agency dalam wawancara Skype, Selcuk Sirin mengatakan bahwa ia bertujuan untuk menciptakan platform berbasis game online yang dapat digunakan sebagai alat bantu mengajar bagi anak-anak pengungsi.

Sirin mengatakan anak-anak yang menderita gangguan stres pasca-trauma membutuhkan metode pengajaran yang inovatif.

“Mengembangkan platform sistem pembelajaran dengan basis kegiatan bermain bisa menjadi salah satu cara untuk mendidik anak-anak dengan kondisi sejenis itu,” tambahnya.

Tim risetnya saat ini sedang mengerjakan proyek bernama “Hope”, sebuah platform online yang akan melayani 100.000 anak-anak pengungsi dan orang miskin dalam lima tahun mendatang.

Harapan proyek ini diyakini sangat efektif dan hemat biaya untuk menyediakan keterampilan bahasa dan kognisi yang dibutuhkan oleh anak-anak pengungsi.

Akademisi, yang juga merupakan seorang profesor dalam Psikologi Terapan ini juga telah menulis buku pertamanya setelah serangan 9/11 dengan judul “Pemuda Muslim Amerika”.

Selcuk Sirin akan menerima Klaus J. Jacobs Award pada 30 November untuk penelitiannya tentang pemuda Muslim Amerika, anak-anak pengungsi dan pengungsi Suriah.

Keberadaan Turki menjadi garis depan dalam menampung para pengungsi. Sirin sangat menyesalkan bagaimana anak-anak kehilangan sekolah karena perang dan konflik.

“Sebagian besar [pengungsi] anak-anak tidak mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan formal karena mereka dipaksa untuk melarikan diri dari negara asal akibat perang saudara,” tuturnya.

Turki memiliki sekitar 3,5 juta warga Suriah, lebih banyak dari negara lain di dunia.

Pemerintah Turki di Ankara mengatakan telah menghabiskan sekitar $ 25 miliar untuk membantu dan melindungi pengungsi sejak awal perang saudara di Suriah.

Sumber: Yeni Safak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here