Ahlat: Sejarah yang Terukir diatas Batu Nisan

0
132
Dok. Daily Sabah

Ahlat terletak di kota Bitlis, tepatnya di tepi Danau Van. Disana terdapat pemakaman Seljuk Meydanlık dengan luas 210.000 meter persegi yang banyak mengungkapkan fakta sejarah.

Batu nisan yang merupakan bagian dari makam yang penuh dengan kisah sejarah tersebut menjadi terkenal karena desain ukiran di batu nisan yang memiliki berbagai bentuk. Yang paling menarik ialah tinggi batu nisan yang berbeda-beda. Perbedaan ukuran tinggi nisan tersebut ditentukan oleh status orang yang meninggal. Beberapa nisan bahkan memiliki tinggi 4-5 meter.

Ahlat adalah pusat berbagai peradaban sepanjang sejarah yang dilengkapi dengan keindahan alam. Menurut penelitian, terdapat beberapa ukiran nisan yang memiliki ciri khas arsitektur Turki-Islam. Ada lebih dari 8.000 kuburan dan 1.500 di antaranya berada dalam kondisi sempurna. Diperkirakan bahwa masih ada beberapa kuburan yang belum ditemukan, dan jumlah kuburan diperkirakan akan lebih banyak lagi setelah dilakukan penggalian.

Nama Ahlat dikenal di kawasan Turki dan Iran, sedangkan selama periode Byzantium Ahlat dikenal dengan nama “Khlat”, “Khelath” selama periode Asyur, dan sebuat “Halt” di kawasan Arab. Sejak awal abad ke-12, Ahlat merupakan ibu kota Shah-Armens, yang merupakan bagian dari bangsa Seljuk. Banyak figur cendikia, tokoh agama, seniman, dan pengikut aliran sufi. Dalam dunia Islam, hal tersebut dikenal dengan sebutan “Kubbet-ül Islam”, sama halnya seperti Bukhara (Uzbekistan) dan Balkh (Afghanistan).

Pemakaman Meydanlık

Pemakaman Meydanlık merupakan makam yang paling besar di Ahlat. Batu nisan yang merupakan karya seniman terkenal dapat dilihat di sini. Ada makam yang berasal dari abad ke-12 sampai dengan abad ke-16. Batu nisan Ahlat ibarat Prasasti Orkhon yang terletak di Anatolia. Dalam sarkofagus di batu nisan ini terdapat nama orang yang sudah meninggal, nama orang yang membangun kuburan, dan tulisan ayat-ayat Al-Qur’an. Selain itu, terdapat motif naga, lampu minyak, dan motif geometris lainnya yang cukup menarik perhatian. Ukiran-ukiran tersebut memenuhi setiap sisi batu nisan.

Danau Crater Nemrut

Dok. Daily Sabah

Terdapat danau yang terbentuk akibat letusan Gunung Nemrut, yang terletak di distrik Tatvan, provinsi Bitlis. Ialah danau Crater Nemrut, danau terbesar di Turki dan danau terbesar kedua di dunia. Banyak orang yang keliru antara gunung Nemrut di provinsi Bitlis dengan Gunung Nemrut di provinsi Adıyaman.

Di kawah tersebut terdapat hal menarik yang dapat kita saksikan, yaitu kepulan asap yang seakan berasal dari “cerobong” didalam kawah. Ada juga danau air panas dan air dingin di kawah Gunung Nemrut. Danau tersebut juga dikenal dengan sebutan ‘Danau Biru” karena warna permukaan airnya yang berwarna biru. Danau lainnya memiliki air yang lebih hijau dan memiliki sumber air panas.

Konon air danau ini baik untuk terapi beberapa penyakit, seperti asma, bronkitis dan rematik. Di pinggir jalan berserakan batu hitam yang dapat memantulkan sinar matahari. Batuan yang juga menarik perhatian wisatawan ini merupakan batuan kaca vulkanik (obsidian) yang terbentuk oleh lahar yang membeku.

Buryan Kebab

Buryan Kebab adalah salah satu makanan terkenal di Bitlis yang terbuat dari daging kambing muda. Ada juga sup Avóor yang harus Anda coba. Hidangan ini dikenal sebagai hidangan bagi mereka yang sulit tidur. Alasannya karena sup itu biasa dibuat di malam hari. Sup Avóor dibuat, ditawarkan kepada tamu yang datang pada malam hari, dan harus disantap seketika itu juga.

Emir Bayındır Cupola

Emir Bayındır Cupola terletak di dekat Pemakaman Meydanlık, dibangun pada tahun 1481 M atas nama Emir Bayındır, putra Rüstem Bey dari Akkoyunlu. Terdapat kubah yang dibuat dengan cara memotong batu Ahlat. Kubah tersebut terletak dua meter di sebelah selatan masjid Emir dan menjadi pusat perhatian di kawasan tersebut.

Buah tangan dari Ahlat

Usai berjalan-jalan, Anda dapat dapat melihat proses pembuatan permadani atau berbelanja kacang Hizan, Adilcevaz walnut, madu karakovan dan keju küp untuk dibawa pulang.(Yn)

Sumber: Daily Sabah

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here