7 Hal Menarik Yang Harus Kamu Tau Dalam Kurulus Osman Episode 1

0
757

Kurulus Osman adalah serial film dari negara Turki yang berbasis ajaran Agama Islam mengenai Politik dan Peperangan di Daulah Utsmaniyah. Selain itu, film ini memiliki kategori Season/Chapter dan Episode yang dirilis pertama kali pada Bulan December 2019.

  1. Osman, Ertugrul Ghazi’s Son

Pada serial film ini, pemeran utama adalah Osman Bey. Dia digambarkan sebagai Ksatria pemberani di Suku Kayi, salah satu orang mulia karena kejeniusannya dalam berpolitik, menyusun strategi perang, mengambil keputusan serta membangun hubungan yang baik antara Suku Kayi dan Kastil Kulucahisar yang dimana masing masing kekuasaan tertinggi berada di tangan Dundar Bey(Suku Kayi) dan Tekfur Yorgopolos(Kastil Kulucahisar) sebagai kepala dinasti. Kelak Osman Bey ini adalah seorang pendiri daulah Utsmaniyah.

2. Perjanjian Suku Kayi dan Kastil Kulucahisar

Dulunya kedua kelompok ini saling berperang di masa Ertugrul Bey(Ayah Osman) dikarenakan perbedaan status Agama dan Politik. Suku Kayi menganut ajaran Agama Islam sedangkan Kerajaan Kulucahisar menganut ajaran Agama Kristen. Tujuan dari perjanjian itu agar ingin saling menghormati dan hidup dalam damai seperti yang tertera pada ucapan Tekfur Yorgopolos saat bertemu bersama Dundar Bey : “Aku ingin Ertugrul Bey (ayah Osman) bersama kami, kami berhutang Budi padanya” seketika itu disambung oleh ucapan pasukan khusus Tekfur yang berkata : “Ertugrul! jika anda menginginkan saya, aku tidak takut padamu dan kau tidak takut padaku. Mari kita selesaikan ini! aku ingin perang ini berakhir aku ingin kepercayaan diantara kita, saya ingin rakyat saya hidup dalam damai. Panjang umur! kami ingin berjuang sampai tetes darah terakhir, kami sekarang saatnya untuk perdamaian! ‘Ucapnya.

3. Julukan Bey
Sebutan bagi Ksatria Suku Kayi yang memiliki arti :”Tungku Perapian yang menyala dalam jiwa yang tak pernah padam” sama halnya diibaratkan sebagai seorang pahlawan yang berani dalam berperang. Jadi maknanya adalah bahwa jiwa seorang ksatria Bey memiliki darah pemberani dalam peperangan. Diantaranya yang memiliki julukan julukan itu antara lain sebagai berikut:

  • Osman Bey (Anak dari Pasangan Ertugrul Ghazi dan Halime Hatun)
  • Aybars Bey (Anak dari pasangan Bamsi Beyrek dan Hafsa Hatun)
  • Dundar Bey (Suami dari Zuhre Hatun)
  • Gunduz Bey (Kakak dari Osman bey)
  • Ertugrul Bey (Ayah dari Osman Bey, Kakak dari Dundar Bey dan Bamsi Beyrek)

4. Romantisme Antara Osman dan Bala Hatun.

Momen disaat Osman Bey jatuh terkapar ke Danau melawan para Bandit di Hutan yang dimana seketika itu datang 2 seorang Biarawati berjubah hitam menunggangi seekor kuda berwarna putih. Kemudian, salah seorang dari wanita itu menolong Osman yang kemudian mengusap kepalanya dengan air hingga akhirnya Osman tersadar dengan mata agak terbuka sambil menatap wajah wanita itu dengan senyuman sedikit, wanita itupun malu malu kucing(merunduk sedikit) dan membalas senyuman Osman Bey sambil berkedip penuh perhatian.

5. Kematian Aybars

Aybars Alpbamsi (anak Bamsi Bey) adalah tangan kanan Osman Bey, yaitu pristiwa dimana Aybars mendampingi Osman melawan para bandit kiriman Ratu Sofia di pedalaman Hutan, Osman Bey gagal melindunginya hingga Osman bersedih sambil membawa kembali ke Suku Kayi dan disanalah Aybars meninggal disaat menyampaikan ucapan terakhir di benak Suku Kayi : “Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah utusan Allah” Ucapnya.

6. Tujuan Osman yg sebenarnya
Osman Bey dikenal sebagai Ksatria yang tidak gampang dibodohi oleh musuh bahkan kerabat karib terdekatnya sekalipun. Buktinya disaat kecerobohan salah dari seorang bandit yang hendak membunuh Raja Tekfur dengan Busur saat perayaan atas kesepakatan perdamaian antar 2 kelompok ini, dan momen saat pengadaan Otoritasi di Kastil Kulucahisar yang dimana saat itu dihadiri oleh orang-orang penting seperti Gunduz bey (tangan kanan Dundar Bey) dan Komando Kalanos (tangan kanan Tekfur Yorgopolos) atas kasus buruk yang telah menimpa Raja Tekfur dan Dundar Bey, dengan nekatnya Osman Bey angkat bicara secara langsung di hadapan antar petinggi yang inti dari perkataannya ingin menuntaskan kasus itu hanya dengan bersama saudara seperjuangannya, Aybars Alpbamsi dengan syarat diberikannya akses Otoritasi (pemberian kekuasaan) agar tidak terjadi lagi Kompensasi (bentuk ganti rugi) antar 2 kelompok. Tujuan yang sebenarnya agar Osman mengetahui siapa sebenarnya dalang dibalik pristiwa pengkhianatan ini.

7. Musuh Dan Pengkhianat
Tekfur Yorgopolos yang merupakan kepala pemerintahan dari Kerajaan Kulucahisar/Bangsa Rum sebenarnya bukan musuh Suku Kayi dalam film ini melainkan sahabat perdamaian atas utang budinya kepada Osman Bey yang telah menyelamatkan Kerajaannya dari para Bandit suruhan Istrinya(Ratu Sofia) ketika hendak membunuh Raja Tekfur. Jadi sebenarnya seorang Pengkhianat yang berusaha membunuh Tekfur Yorgopolos adalah Istrinya sendiri, Ratu Sofia. Hingga diakhir cerita, Raja Tekfur akhirnya terbunuh di tangan Komando Kalanos yang merupakan tangan kanan dari Tekfur Yorgopolos sekaligus Kekasih selingkuhan dari Princess Sofia.

Ahmad Adib Raysuni
Pegiat Film Kurulus Oşman
Mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah, UIN Alauddin

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here