6 Tewas, 202 Luka-luka Dalam Gempa di Izmir, Laut Aegean-Turki

0
260

Sejauh ini 70 orang telah diselamatkan dari puing-puing di distrik Bayrakli di Izmir, kota terbesar ke-3 di Turki berdasarkan jumlah populasi penduduknya.

BERITATURKI.COM, Izmir- Sedikitnya enam orang tewas dan 202 lainnya luka-luka ketika gempa berkekuatan 6,6 skala Richter mengguncang kota Izmir di Laut Aegea Turki pada hari Jumat, menurut badan bencana negara itu.

Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat (AFAD) mengatakan gempa terjadi pada pukul 14.51 sore waktu setempat (1151GMT) pada kedalaman 16,54 kilometer (sekitar 10 mil).

Setidaknya telah terjadi 67 gempa susulan, 13 di antaranya berkekuatan lebih dari 4,0 SR yang tercatat setelah gempa, kata badan tersebut.

Pekerjaan pencarian dan penyelamatan berlanjut di sekitar 12 bangunan yang hancur dan rusak di kota berpenduduk sekitar 4,37 juta jiwa (yang merupakan kota terbesar ketiga di Turki menurut populasi).

Lebih dari 50 kendaraan dan hampir 200 petugas penyelamat telah dikirim ke tempat kejadian, sebut badan bencana itu menambahkan.

Bulan Sabit Merah Turki juga mengirimkan 48 staf, 16 kendaraan, dan dapur keliling yang memiliki kapasitas untuk melayani lebih dari 25.000 orang.

Badan penyelamat juga mengatakan bantuan darurat sebesar 5 juta lira Turki (sekitar 600.000 USD) telah dikirim ke wilayah tersebut oleh Kementerian Keluarga, Tenaga Kerja dan Pelayanan Sosial.

Sejauh ini 70 orang telah diselamatkan dari puing-puing, kata Gubernur Izmir Yavuz Selim Kosger.


Tim Penanganan krisis Kementerian Pertahanan
Turki

Kementerian Pertahanan Nasional telah membentuk meja krisis setelah gempa bumi, dan dua helikopter militer mengambil bagian dalam upaya pencarian dan penyelamatan.

Gubernur Istanbul Ali Yerlikaya mengatakan gempa itu juga dirasakan di kota metropolitan itu, sekitar 328 km (204 mil) utara Izmir, tetapi tidak ada efek buruk apa pun.

Gempa berkekuatan 6,6 skala Richter mengguncang wilayah Aegean Turki 

Sebelumnya, Menteri Lingkungan Hidup Murat Kurum mengatakan, orang-orang terjebak di bawah puing-puing lima bangunan yang hancur akibat gempa.

Permukaan air naik setelah gempa bumi di wilayah Aegean Turki

Adil Karaismailoglu, Menteri Perhubungan dan Prasarana, mengatakan tidak ada masalah transportasi maupun komunikasi pasca gempa.

Menteri Energi dan Sumber Daya Alam Fatih Donmez mengatakan tim kementerian diarahkan ke wilayah tersebut untuk menghindari masalah dengan pasokan energi.

Mengekspresikan solidaritas, Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Turki memberikan dukungan kepada para “warganya yang terkena gempa.”

“Kami mengambil tindakan yang diperlukan untuk memulai pekerjaan rehabilitasi di kawasan terdampak dengan semua lembaga dan kementerian kami yang terkait,” tambah Erdogan.

Institut Geodinamika National Observatory of Athens awalnya memperkirakan besarnya gempa pada 6,6, tetapi kemudian merevisi menjadi 6,7. Gempa itu melanda barat laut pulau Yunani Samos di Laut Aegean, kata observatorium itu.

Institut Geodinamika National Observatory of Athens menunjukkan data observasi hasil gempa bumi di laut Aegya-Perbatasan antara Yunani-Turki.

Informasi yang disampaikan oleh TRT_Turkiye, gempa juga diikuti dengan Tsunami kecil di distrik Seferli Hisar-izmir. Namun sampai berita ini diturunkan belum ada informasi resmi yang disampaikan Pemerintah setempat maupun pemerintah Turki secara umum.

Sumber: Anadolu_Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here