6 Negara Membantu Turki Dengan Berbagai Peralatan Udaranya

0
25

BERITATURKI.COM, Ankara – Hingga saat ini ada sebanyak 18 pesawat negara asing secara aktif beroperasi dalam memerangi kebakaran hutan yang melanda bagian selatan Turki sejak 28 Juli.

Wakil Kepala Direktorat Kehutanan Mustafa Özkaya, memberikan informasi kepada wartawan Anadolu Agency (AA) tentang pesawat asing yang terlibat dalam pengendalian kebakaran hutan di Turki.

Özkaya mengatakan selain 45 helikopter dan 3 pesawat milik Turki, mereka juga mendapat dukungan dari luar negeri dan masih ada pesawat bantuan yang masih menuju ke lokasi.

Ia juga Menyatakan bahwa 18 kendaraan udara asing yang saat ini membantu penangganan kebakaran terdiri dari 12 pesawat dan 6 helikopter, pemberian bantuan 10 pesawat dan semua helikopter itu pun secara gratis.

Sambil menjelaskan bahwa Turki belum membuat panggilan untuk meminta bantuan dari dunia internasional melalui Kementerian Pertanian dan Kehutanan, Kementerian Luar Negeri dan AFAD, Özkaya mengatakan, “Iran memberikan dukungan dengan 1 pesawat dan 2 helikopter. Azerbaijan akan mencapai daerah kebakaran dengan 1 helikopter dan tim darat yang terdiri dari 53 kendaraan. Ukraina memberikan dukungan dengan 3 pesawat. Dan Rusia memberikan dukungan 5 pesawat dan 3 helikopter.”

Tawaran Bantuan Dari 4 Negara Uni Eropa

Mengacu pada “Mekanisme Perlindungan Sipil” di Uni Eropa (UE), Özkaya menjelaskan bahwa ini adalah mekanisme yang dibuat oleh negara-negara anggota UE dengan membayar iuran setiap tahunnya. Ia juga menekankan bahwa AFAD juga merupakan anggota di sini, Özkaya melanjutkan:

“Kami membayar biaya tahunan tertentu. Di sini, uang dikumpulkan di sebuah tempat dan siap membantu negara-negara anggota yang membutuhkan didukungan dari sini. Ini bukan bantuan. Kami menggunakan hak kami sendiri disini. Kami tidak menyebutnya bantuan. Ini adalah dukungan karena kami menginginkan apa yang menjadi hak kami. Dan kami juga mendapatkan tawaran 5 pesawat dari 4 negara.”

Sambil mengatakan bahwa mereka menerima tawaran dukungan dari Kroasia, Spanyol, Prancis, dan Rumania, Özkaya menyatakan bahwa Rumania tidak memenuhi persyaratan Turki karena model pengisian pesawatnya berbeda. Özkaya mengatakan, “Kami berterima kasih kepada Rumania dengan menyampaikan bahwa kami tidak membutuhkan pesawat ini. Pesawat Prancis juga dibatalkan karena belum amfibi dan belum siap. 3 pesawat tiba, 1 dari Kroasia dan 2 dari Spanyol, dari yang amfibi. Pesawat Kroasia yang datang ke Antalya mendarat di Gazipasa. Dua pesawat milik Spanyol mendarat di Dalaman.”

Dengan menekankan bahwa pesawat-pesawat tersebut tidak dapat terbang di malam hari, Özkaya berkata, “Kekuatan udara kami benar-benar bagus, tetapi kami tidak bisa mengecewakan negara-negara yang ingin memberikan dukungan seperti itu. Tidaklah benar secara diplomatis untuk menolak tawaran bantuan.”

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here