205 Orang Terluka dalam Serangan Israel di Yerusalem Timur

0
9
Orang-orang membawa seorang warga Palestina yang terluka setelah pasukan keamanan Israel memasuki Masjid Al-Aqsa di Yerusalem dan mengintervensi jamaah Muslim dengan granat setrum saat salat pada tanggal 7 Mei 2021. (Mostafa Alkharouf - Anadolu Agency)

Bulan Sabit Merah Palestina mendirikan rumah sakit lapangan di wilayah tengah hunian rumah sakit.

BERITATURKI.COM, Yerusalem (Palestina) – Jumlah yang terluka meningkat menjadi 205 orang dalam serangan Israel Jumat malam (07/05/2021) di Masjid Al-Aqsa, Gerbang Damaskus Kota Tua dan lingkungan Sheikh Jarrah di Yerusalem Timur, menurut Bulan Sabit Merah Palestina.

Delapan puluh delapan dibawa ke rumah sakit di Yerusalem, sementara yang lain dirawat sebagai pasien rawat jalan, kata sebuah pernyataan.

Sebagian besar cedera disebabkan oleh peluru karet yang ditembakkan oleh polisi Israel, tambahnya.

Bulan Sabit Merah Palestina mendirikan rumah sakit lapangan di wilayah tersebut karena kurangnya tempat tidur di rumah sakit.

Polisi Israel berusaha membubarkan jamaah di dalam area Haram al-Sharif Masjid Al-Aqsa pada hari Jumat, menggunakan granat setrum dan bom gas.

Polisi menyerang jamaah Muslim di dalam Masjid Al-Aqsa ketika jamaah sedang melakukan tarawih – sholat malam khusus – selama bulan suci Ramadhan.

Masjid Al-Aqsa adalah situs tersuci ketiga di dunia bagi umat Islam. Orang Yahudi menyebut daerah itu “Temple Mount,” mengklaim itu adalah situs dari dua kuil Yahudi di zaman kuno.

Israel menduduki Yerusalem Timur, tempat Al-Aqsa berada, selama perang Arab-Israel 1967. Itu mencaplok seluruh kota pada tahun 1980 dalam sebuah tindakan yang tidak pernah diakui oleh komunitas internasional.

Sumber : Anadolu Agency

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here