10 Museum Terbaik di Turki

0
245

Turki. Sebagai ibu kota Turki, Istanbul memiliki 82 museum yang berbeda. Dilansir dari Hürriyet Daily News, terpilih 10 museum terbaik berdasarkan hasil penilaian oleh para sejarawan terkemuka, wisatawan, dan jurnalis.

1. Museum Arkeologi Istanbul
Terdiri dari museum barang antik oriental dan museum paviliun, kompleks museum ini menjadi salah satu museum terbesar di dunia dengan lebih dari satu juta artefak bersejarah. Museum Arkeologi Istanbul idirikan sebagai Museum Imperial pada tahun 1891.
Museum ini memamerkan barang-barang peninggalan yang berasal dari wilayah kekuasaan Utsmani, Afrika Utara, Balkan, Mesopotamia, Anatolia dan Arab.

“Saat berjalan menyusuri koridor, Anda akan merasa seperti berkeliaran di abad-abad kuno. Saya sering datang ke museum ini untuk terapi spiritual,” tutur peneliti Haldun Hurel.

2. Istana Topkapı 
Jantung Kekaisaran Ottoman merupakan tempat berdirinya kekuasaan yang cukup berpengaruh di dunia selama 400 tahun. Memperluas lebih dari 700.000 meter persegi di distrik Fatih, kekaisaran ini menjadi salah satu istana terbesar di dunia. Topkapı Palace hanya memerintah Istanbul dari atas bukit. Barang-barang pribadi sultan, seperti sendok emas (Kaşıkçı), persenjataan, berbagai ruangan, dan barang-barang lainnya menanti untuk dilihat dalam rangkaian tur istana.

3. Museum Haghia Sophia
Haghia Sophia (Aya Sofya) dibangun pada tahun 537 Masehi oleh Kaisar Byzantium Justinian I. Dikenal sebagai benteng pertahanan terbesar dari komunitas Kristen, Haghia Sophia digunakan sebagai masjid usai terjadinya penaklukan Istanbul. Museum ini juga memiliki benda-benda yang berasal dari dua keyakinan agama, dengan aksen mosaik dan lukisan kaligrafi raksasa.

Serhan Gungor menafsirkan keajaiban arsitektur ini sebagai sesuatu yang patut dikagumi. “Bahkan setelah satu setengah abad berlalu, struktur bangunan sebesar ini telah mampu bertahan. Menurut saya, Hagia Sophia adalah karya seni arsitektur yang paling penting,” kata Gungor.

4. Museum Seni Turki dan Islam
Pada tahun 1913, Museum Seni Turki dan Islam ini telah menjadi museum pertama yang mengumpulkan seni Turki dan Islam secara bersamaan. Kegiatan tersebut telah dibawa kedalam istana megah Ottoman oleh Ibrahim Pasha pada tahun 1983. Museum ini dipenuhi dengan benda-benda yang merupakan bagian dari warisan budaya, seperti hasil karya buatan tangan, manuskrip, buku, heraldik, benda-benda kaca, barang-barang tekstil dan karpet buatan tangan yang berusia 800 tahun.

5. Museum Chora
Memiliki struktur khas Byzantium, bangunan ini memiliki dinding batu yang sederhana dan interior dengan banyak hiasan. Pada abad keenam, museum itu dibangun dan difungsikan sebagai gereja. Setelah penaklukan Ottoman, fungsi bangunan tersebut berubah menjadi sebuah masjid. Pada abad ke-20, masjid tersebut menjadi museum. Bagian dalam bangunan itu terdiri dari mosaik, lukisan, dan simbol yang belum pernah ada sebelumnya yang berhubungan dengan Islam. Seorang traveler, Bahar Akıncı, mendefinisikan tempat ini sebagai destinasi yang harus ada dalam daftar tempat untuk dikunjungi saat berada di Istanbul.

6. Museum Militer Harbiye
Dibangun pada tahun 1862 sebagai sekolah militer Turki, Museum Militer Harbiye menawarkan kesempatan kepada para pengunjung untuk menyaksikan berbagai bentuk peninggalan peralatan teknologi militer dari Tentara Turki ke Ottoman, dari Perang Dunia I hingga hari ini. Peralatan seperti rantai yang digunakan oleh Byzantium untuk menutup “Golden Horn” selama pengepungan Istanbul pada 1453 dan senjata yang digunakan dalam Pertempuran Gallipoli pada tahun 1915 sangat menarik untuk Anda lihat. Ada pula pertunjukkan musik yang dipersembahkan oleh tentara Ottoman (Mehter) yang diselenggarakan setiap hari, setiap pukul 3-4 sore.

7. Museum Sakıp Sabancı
Dibuka pada tahun 2002 di Cavalier Mansion yang terletak di distrik Sariyer, Museum Sakıp Sabancı terkenal dengan barang-barang berharga yang dipamerkan, termasuk Al Qur’an yang berasal dari abad ke 14-20. Selain itu terdapat transkrip kaligrafi dan koleksi seni yang seakan mengajak kita untuk menyelami titik balik era reformasi Tanzimat ke periode Republik. Mantan Menteri Pariwisata Turki, Ertugrul Gunay, mengungkapkan bahwa pengalaman ini mewujudkan pengalaman yang unik dalam kunjungan museum.

8. Museum Rahmi Koç
Museum ini diresmikan di “Golden Horn” pada tahun 1994 dengan dukungan pengusaha Rahmi Koç. Di museum ini Anda dapat mengamati perkembangan industri dan transportasi Turki dari awal kemunculannya hingga saat ini. Beberapa bagian di museum ini terdiri dari Kapal Selam TCG Ulucalireis dan Kapal Feri Fenerbahce yang dibangun pada tahun 1952, serta pesawat tempur yang digunakan dalam Perang Dunia II. Selain itu, Museum Rahmi Koç termasuk museum yang memamerkan mobil klasik dan berbagai objek tentang sejarah industrialisasi.

9. Istana Dolmabahçe 
Istana Dolmabahçe dibangun pada tahun 1843 di Besiktas atas permintaan Sultan Ottoman Abdulmejid I. Istana ini memiliki desain arsitektur barok. Dibandingkan dengan Istana Topkapı, Istana Dolmabahçe memiliki struktur bangunan yang lebih indah. Kamar di mana Ataturk meninggal juga terletak di dalam istana ini.

“Tempat ini adalah salah satu istana paling megah di dunia. Istana Dolmabahçe yang diselesaikan oleh Keluarga Balyan juga turut menambahkan kesan megah istana,” tutur Saffet Emre Tonguc, salah satu traveler terkenal.

10. Museum Angkatan Laut Istanbul
Museum Angkatan Laut Istanbul dibangun pada tahun 1879 di distrik Beşiktaş. Saat ini dengan sekitar 20.000 koleksi, museum ini terus memberikan wawasan luar biasa tentang sejarah laut di negara Turki. ]Di dalam museum, banyak karya istimewa yang dipamerkan, seperti peninjauan kembali sejarah abad ke-15, perahu dayung Ataturk, seragam laut, manuskrip, model kapal, bendera, peta, instrumen navigasi, dan senjata. Konser Baroque juga diadakan di museum.(Yn)

Sumber: Hürriyet Daily News

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here