10 Masjid di Istanbul Ini Dulunya Gereja

0
303

Istanbul. Jika kita berkunjung ke Istanbul dengan mudahnya kita dapat menemukan masjid di sisi kanan maupun kiri jalan karena ratusan masjid bertebaran disana. Namun, tahukah Anda bahwa sebagian masjid itu dahulunya merupakan bangunan gereja? Bahkan gaya arsitektur gerejanya masih terlihat. Hal itu terjadi karena pada zaman Ottoman untuk menandai bahwa daerah tersebut berhasil ditaklukkan yaitu dengan mengubah rumah ibadah yang ada menjadi masjid. Inilah 10 masjid tersebut :

  1. Museum Hagia Sophia (Ayasofya Müzesi)

Setelah penghancuran bangunan Hagia Sophia yang ke-2 karena beberapa alasan, kemudian Kaisar Justinian I kembali membangun yang ke-3 pada abad ke-6 dan bangunan tersebut bertahan kokoh hingga hari ini. Hagia Sophia berubah menjadi masjid setelah Muhammad Al Fatih dan pasukannya berhasil menaklukan Konstantinople. Berjalannya waktu dan sejarah masjid ini dialihfungsikan menjadi museum pada 1 Februari 1935.

  1. Masjid Imaret Kuno (Eski İmaret Camii)

Struktur ini dibangun oleh Alexios Komnenas yang merupakan pendiri dinasti Komnenos dengan nama Pantepoptes Monastery dan  dibangun antara 1081-1087 terletak di wilayah Zeyrek di Istanbul. Setelah penaklukan Istanbul, bangunan ini  digunakan sebagai madrasah untuk sementara. Ketika pembangunan madrasah selesai, dialihkan sebagai masjid.

  1. Masjid Zeyrek (Zeyrek Camii)

Bangunan ini juga terletak di Zeyrek . Pada tahun  1118-1124 Irene, istri dari Yannis Komnenos, Kekaisaran II membangun bangunan ini dan diberi nama Pantokrator Monastery Church. Sebagaimana dengan Masjid Imaret, Masjid Zeyrek juga digunakan sebagai madrasah untuk sementara. Ketika pembangunan madrasah selesai, dialihkan sebagai masjid.

  1. Masjid Gereja Vefa (Vefa Kilise Camii)

Bangunan ini dulunya didedikasikan untuk Saint Thedoros. Setelah penaklukan atas saran guru Muhammad Al Fatih, Molla Gurani bangunan ini dijadikan sebagai masjid. Disebabkan kebakaran yang melanda pada abad ke 19, maka bangunan mengalami restorasi.

  1. Masjid Arab (Arap Camii)

Terletak di wilayah Galata,pada zaman Byzantium bangunan ini bernama Pammakaristos Manastiri  (Gereja San Paolo). Setelah penaklukan peperangan antara Iran, Gurcistan dan Azerbayzan pada tkeberhasilan ahun 1601, bangunan ini dialihkan sebagai masjid.

  1. Masjid Agung Mustafa Paşa Sümbül Efendi

Pada abad ke-6 bangunan ini merupakan gereja yang bernama Andreas Monastery. Bangunan ini berubah menjadi masjid pada tahun 1486.

  1. Masjid Kecil Hagia Sophia (Küçük Ayasofya Camii)

Bangunan yang dibangun pada tahun 527-536 oleh Theodora, istri I. Justinian berada di wilayah Kucuk Ayasofya di Istanbul. Bangunan ini berubah fungsi saat pemerintahan Bayezid.

  1. Museum Chora (Kariye Müzesi)

Gereja Chora,  pertama kali dibangun sebagai biara pada tahun 534 oleh St. Teodius pada masa pemerintahan Justinian dan kemudian  Itu dibangun kembali pada abad ke-11 oleh ibu mertua Maria Dukaina dari Alexios I. Pada  tahun 1511, Sultan II.  Bayezid memerintahkan salah satu wazirnya Atik Ali Pasha untuk mengubahnya menjadi masjid. Saat ini bangunan ini berfungsi sebagai mseum.

  1. Masjid İmrahor (Imrahor Camii)

Bangunan ini merupakan bangunan religious tertua di Istanbul sejak zaman Romawi Timur. Nama aslinya adalah Gereja Pembaptis Yohanes. Pada Zaman Bayezid II bangunan ini berubah menjadi masjid.

  1. Masjid Kalenderhane (Kalenderhane Camii)

Pada abad ke-18 bangunan yang berada daekat dengan Universitas Istanbul ini diubah menjadi sebuah masjid oleh Kekaisaran Ottoman. Gereja ini didedikasikan untuk Theotokos Kyriotissa. (TWA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here